Kamis, 30 November 2023

Mengisi Materi Perkuliahan di Portal Dosen

Pagi Sobat Bloger.. hari ini saya akan mengupload materi pertemuan ke 11 tentang CAPM (Capital Asset Pricing Model) di Portal Dosen untuk Mata Kuliah Teori Portofolio dan Analisis Investasi. 


Rabu, 29 November 2023

Model Black-Scholes

Model Harga Opsi Black-Scholes (Black-Scholes Option Pricing Model) dikembangkan oleh Fisher Black dan Myron Scholes di tahun 1973. Model penilaian opsi dari Black-Scholes ini dimaksudkan untuk opsi Eropa yang tidak membayarkan deviden.

Dalam membangun modelnya, Black-Scholes menggunakan beberapa asumsi. Asumsi-asumsi ini adalah sebagai berikut ini.

  • Saham yang dihubungkan dengan opsi tidak pernah membayar dividen selama umur dari opsi.
  • Tidak ada biaya transaksi untuk membeli dan menjual opsi dan sahamnya.
  • Tingkat suku bunga bebas risiko (risk-free interest) konstan selama umur opsi.
  • Pembeli saham dapat meminjam pinjaman jangka pendek dengan tingkat suku bunga bebas risiko.
  • Penjualan pendek (short-selling) diijinkan dan penjual pendek akan menjual sahamnya dengan harga pasar saat itu.
  • Opsi hanya dapat digunakan (exercise) pada saat jatuh tempo.
  • Pasar likuid dan perdagangan semua sekuritas dapat terjadi terus-menerus.
  • Harga pasar saham-saham bergerak secara acak.
sumber : Hartono, Jogiyanto M, 2015. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE, Edisi 10, Yogyakarta

Selasa, 28 November 2023

Valuasi dari OPSI

Penilaian terhadap sebuah opsi perlu dilakukan untuk mengestimasi nilai intrinsik suatu opsi, dan selanjutnya juga akan berguna untuk menentukan harga sebuah opsi.

1. Nilai Intrinsik Opsi Beli

    Nilai Intrinsik dari Opsi beli dapat dirumuskan sebagai berikut:

    Nilai Intrinsik opsi beli = Maksimum {(P – E), 0}

2. Nilai Intrinsik Opsi Jual.

    Nilai Intrinsik dari Opsi Jual dapat dirumuskan sebagai berikut:

    Nilai Intrinsik opsi Jual = Maksimum {(E – P), 0}

3. Nilai Waktu Opsi

Nilai pasar dari opsi tidak mungkin lebih rendah dari nilai intrinsiknya. Jika ini terjadi maka arbitrageurs, yaitu spekulator-spekulator yang memanfaatkan keuntungan akibat penyimpangan tidak berisiko akibat penyimpangan, akan membeli opsi ini dan menggunakan (exercise) opsi tersebut untuk mendapatkan keuntungan. Kalau banyak spekulator melakukannya, maka harga opsi akan naik, sehingga tidak akan terjadi arbritase lagi.

Kebalikannya mungkin terjadi, yaitu harga suatu opsi (niai pasar opsi) akan lebih tinggi dari nilai intrinsiknya. Hal ini disebabkan karena adanya nilai waktu (time value). Waktu mempunyai nilai yang positif. Semakin pendek waktu jatuh tempo opsi, semakin kecil fluktuasi dari harganya dan semakin rendah harga dari opsi. Demikian juga sebaliknya, semakin panjang waktu jatuh tempo opsi, semakin besar fluktuasi dari harganya dan semakin tinggi nilai pasar opsi.

Nilai dari waktu dapat dihitung sebagai perbedaan antara nilai pasar opsi dengan nilai intrinsiknya sebagai berikut ini.

Nilai waktu = Nilai pasar opsi - Nilai intrinsik

sumber : Hartono, Jogiyanto M, 2015. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE, Edisi 10, Yogyakarta


Universitas Persada Indonesia Y.A.I



Senin, 27 November 2023

Penggunaan OPSI

  1. Hedge = Didefinisikan sebagai suatu cara menggunakan turunan-turunan (derivatives) untuk mengurangi atau kalau mungkin saling menghilangkan (offset) risiko dari aktiva yang akan dilindungi.
  2. Jual terproteksi (protected put) adalah strategi lindung nilai harga saham dengan opsi jual.
  3. Portofolio asuransi adalah sebuah strategi untuk melindungi suatu saham porofolio terhadap risiko pasar dengan menjual saham berjangka indeks pendek atau membeli indeks saham put option.
  4. Covered call adalah strategi membeli terlebih dahulu sahamnya dan pada saat bersamaan menjual opsi belinya.
sumber : Hartono, Jogiyanto M, 2015. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE, Edisi 10, Yogyakarta

Jumat, 24 November 2023

Payoff dan Laba untuk Opsi Jual

 Untuk pembeli opsi jual (put option), payoff dapat diperhitungkan sebagai berikut ini.

  • Pembeli opsi jual ini akan menggunakan opsi untuk menjual saham pada harga yang sudah ditentukan (exercise price).
  • Jika harga opsi tidak diperhitungkan, maka pembeli tidak akan menggunakan opsi ini untuk menjual saham jika harga saham di pasar lebih tinggi atau sama dengan harga exercise.
  • Jika harga saham di pasar (P) lebih tinggi atau sama dengan nilai exercise (E) opsi, maka akan lebih murah menjual saham langsung di pasar dibandingkan dengan menggunakan opsi jualnya.
  • Untuk kasus ini, yaitu harga saham di pasar lebih tinggi atau sama dengan harga exercise (P≥E), maka opsi jual tidak akan digunakan, sehingga tidak terjadi payoff atau nilai payoff adalah nol sebagai berikut :

                     Payoff = 0                                                            jika P > E.

  • Sebaliknya pembeli opsi jual akan diuntungkan menggunakan opsi jualnya jika harga pasar saham lebih kecil dibandingkan dengan harga exercise dengan payoff sebesar:

Payoff = (E-P)                                                     jika P < E.

Hasil penjelasan di atas akan terbalik untuk penjual opsi jual. Jika pembeli opsi jual diuntungkan dengan mendapatkan payoff sebesar (E - P), maka penjual opsi jual akan rugi sebesar nilai yang  sama.

Laba dari menggunakan opsi jual dihitung dengan mengurangi payoff dengan harga dari opsinya. Misalnya harga dari opsi jual adalah sebesar HOJ, maka laba menggunakan opsi jual adalah sebagai berikut:

Laba = payoff-HOJ

Atau

Laba HOJ                                  jika P ≥ E.

Laba = (E-P-НОВ)                    jika P < E.

sumber : Hartono, Jogiyanto M, 2015. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE, Edisi 10, Yogyakarta

Kamis, 23 November 2023

Payoff dan Laba untuk Opsi Beli

Untuk pembeli opsi beli, payoff dapat diperhitungkan sebagai berikut ini.

·             Pembeli opsi beli ini akan menggunakan opsi untuk membeli saham pada harga yang sudah ditentukan (exercise price).

·              Jika harga opsi tidak diperhitungkan, maka pembeli tidak akan menggunakan opsi ini untuk membeli saham jika harga saham di pasar lebih rendah atau sama dengan harga exercise.

·          Jika harga saham di pasar (P) lebih rendah atau sama dengan nilai exercise (E) opsi, maka akan lebih murah membeli saham langsung di pasar dibandingkan dengan menggunakan opsi.

·        Untuk kasus harga saham di pasar lebih rendah atau sama dengan harga exercise (P ≤ E), maka opsi tidak akan digunakan, sehingga tidak terjadi payoff atau nilai payoff adalah nol sebagai berikut:

                              Payoff = 0                                                            jika P ≤ E.

 ·            Sebaliknya pembeli opsi beli akan diuntungkan menggunakan opsi jika harga pasar saham              lebih besar dibandingkan dengan harga exercise dengan payoff sebesar:

                       Payoff = ( P-E )                                               jika P >E.

 Hasil penjelasan di atas akan terbalik untuk penjual opsi beli. Jika pembeli opsi diuntungkan dengan mendapatkan payoff sebesar (P-E), maka penjual opsi beli akan rugi sebesar nilai yang sama.

Laba dari menggunakan opsi beli dihitung dengan mengurangi payoff dengan harga dari opsinya. Misalnya harga dari opsi adalah sebesar HOB, maka laba menggunakan opsi beli adalah sebagai berikut:

 Laba = payoff - HOB

 Atau

 Laba = - HOB                 jika P ≤ E.

 Laba = (P-E-HОВ)              jika P >E.


sumber : Hartono, Jogiyanto M, 2015. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE, Edisi 10, Yogyakarta


Universitas Persada Indonesia Y.A.I

Rabu, 22 November 2023

istilah-istilah dasar lagi yang berhubungan dengan nilai saham di pasar (P) dengan exercise price (E) untuk opsi beli (call option)

Ada beberapa istilah-istilah dasar lagi yang berhubungan dengan nilai saham di pasar (P) dengan exercise price (E) untuk opsi beli (call option) sebagai berikut ini.

a.     Jika harga saham (P) lebih besar exercise price (E) dari opsi beli (call option), maka opsi beli (call option) ini disebut dengan in the money.

b.     Jika harga saham (P) sama dengan exercise price (E) dari opsi beli (call option), maka opsi beli (call option) ini disebut dengan at the money.

c.       Jika harga saham (P) lebih kecil exercise price (E) dari opsi beli (call option), maka opsi beli (call option) ini disebut dengan out the money.

d.    Jika harga saham (P) mendekati exercise price (E) dari opsi beli (call option), maka opsi beli (call option) ini disebut dengan near the money.


sumber : Hartono, Jogiyanto M, 2015. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE, Edisi 10, Yogyakarta


Universitas Persada Indonesia Y.A.I

Selasa, 21 November 2023

Terminologi Dasar OPSI

a.        Harga saham di pasar (stock price) yang diberi notasi P.

b.     Harga saham jika menggunakan opsi yang disebut dengan exercise price atau strike price dan diberi notasi E.

c.        Harga dari opsi yang diberi notasi HO.

d.      Tanggal kadaluwarsa opsi yaitu tanggal terakhir opsi dapat digunakan yang disebut dengan expiration date.


sumber : Hartono, Jogiyanto M, 2015. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE, Edisi 10, Yogyakarta


Universitas Persada Indonesia Y.A.I

Senin, 20 November 2023

Tipe Kontrak OPSI

 Pagi Sobat Bloger.. Mau Tau Apa Itu Tipe Kontrak OPSI.. sini aku kasih tahu.. 

     Ada dua macam tipe kontrak opsi saham. Kedua tipe ini adalah opsi beli (call option) dan opsi jual (put option). Ada dua macam tipe dari opsi beli maupun opsi jual, yaitu opsi Eropa (European option) dan opsi Amerika (American option). Opsi Eropa hanya dapat digunakan (exercise) pada saat jatuh tempo saja. Opsi Amerika dapat digunakan (exercise) setiap saat pada saat atau sebelum jatuh tempo. KOS yang dijual di BEI adalah opsi model Amerika..


sumber : Hartono, Jogiyanto M, 2015. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE, Edisi 10, Yogyakarta

Jumat, 17 November 2023

Definisi OPSI

Pagi Sobat Bloger.. Mau Tau Apa Itu Definisi OPSI.. sini aku kasih tahu.. 

     Opsi (option) adalah suatu tipe kontrak antara dua pihak yang satu memberikan hak kepada yang lain untuk membeli atau menjual suatu aktiva pada harga yang tertentu dalam jangka waktu tertentu. Disebut dengan opsi (option) karena pemegang atau pembeli opsi mempunyai pilihan (opsi) untuk menggunakan opsi tersebut kapan saja selama masih berlaku atau tidak menggunakannya sampai habis masa berlakunya.

     Pihak yang mendapatkan hak disebut dengan pembeli opsi (option buyer). Pihak yang menjual opsi dan harus bertanggung-jawab terhadap keputusan pembeli opsi kapan opsi tersebut akan digunakan disebut dengan penerbit opsi (option writer).

   Kadangkala opsi dijual dengan sahamnya dan kadangkala juga dijual sendiri. Opsi yang tidak dijual dengan sahamnya disebut dengan opsi telanjang (naked option).


sumber : Hartono, Jogiyanto M, 2015. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE, Edisi 10, Yogyakarta


Universitas Persada Indonesia Y.A.I

Kamis, 16 November 2023

Mengisi Materi Perkuliahan di Portal Dosen

Pagi Sobat Bloger.. hari ini saya akan mengupload materi pertemuan ke 9 tentang Beta di POrtal Dosen untuk Mata Kuliah Teori Portofolio dan Analisis Investasi.


Universitas Persada Indonesia Y.A.I




Rabu, 15 November 2023

Membuat PPT untuk Mengajar Mata Kuliah Teori Portofolio dan Analisis Investasi

Pagi Sobat Bloger.. hari ini saya akan membuat materi pertemuan ke 9 tentang Beta untuk Mata Kuliah Teori Portofolio dan Analisis Investasi.


Universitas Persada Indonesia Y.A.I

Senin, 13 November 2023

Istilah Penting Trader Saham

 Pagi Sobat Bloger.. mau tau Istilah Penting Trader Saham ..

1. HAKA = Hajar Kanan

2. HAKI = Hajar Kiri

3. ARB = Auto Reject Bawah

4. ARA = Auto Reject Atas

5. TP = Take Profit

6. TS = Trailing Stop

7. Cl = Cut Loss

8. BOW = Bow On Weakness

9. SOS = Sell On Strength

Semoga bermanfaat.. 😁✌


Universitas Persada Indonesia Y.A.I

Jumat, 10 November 2023

3 Tipe Traider

Pagi Sobat Bloger.. mau tau 3 Tipe Traider ..

1. Scalper 

Transaksi dalam Jangka wktu sangat singkat, Bisa membuka dan menutup transaksi dalam hitungan jam, menit bahkan detik.

2. Day Trade

Melakukan Traiding harian. Biasanya melakukan aksi jual beli di awal sesi dan akan menjualnya di akhir jam bursda pada hari yang sama. 

3. Swing Trader

Melakukan Transaksi dalam rentang waktu singkat hingga menengah. Bila tren berakhir akan melakukan penjualan dan masuk lagi apabila tren kembali naik. 


Semoga bermanfaat.. 😁✌

Universitas Persada Indonesia Y.A.I